x

Gotong Royong Jadi Kekuatan, Desa Karya Bersama Siap Raih Prestasi di BBGRM dan HKG PKK 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 24 Jul 2026 09:02 63 Redaksi

SINARSORE.ID, PASANGKAYU – Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, menjadi salah satu desa yang dipercaya mewakili wilayahnya dalam Lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Pasangkayu Tahun 2026.

Keikutsertaan desa ini bukan sekadar mengikuti agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Berdasarkan surat resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasangkayu Nomor 400.10.7/1045/VII/2026, Desa Karya Bersama ditetapkan sebagai salah satu peserta lomba dan dijadwalkan menjalani penilaian lapangan pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 08.30–10.30 WITA. Seluruh rangkaian penilaian dipusatkan di Posyandu dengan enam kategori penilaian, yaitu BBGRM, Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh di Posyandu, UP2K PKK, Aku Hatinya PKK, dan Posyandu.

Penyampaian Lomba kegiata PKK Kecamatan dan Desa
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Rahmanuddin Arsyad, Pemerintah Desa Karya Bersama memanfaatkan momentum ini untuk memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat.

Dari dokumentasi kegiatan penilaian, tampak tim penilai Kabupaten Pasangkayu hadir bersama jajaran Pemerintah Desa, TP PKK, dan unsur lintas sektor dalam suasana yang tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan bahwa keberhasilan pembangunan desa dibangun melalui kolaborasi pemerintah, kader PKK, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga.

Dalam perspektif pembangunan desa, BBGRM merupakan instrumen evaluasi yang menilai sejauh mana nilai gotong royong masih menjadi budaya masyarakat. Pemerintah tidak hanya melihat hasil pembangunan yang tampak secara fisik, tetapi juga efektivitas pelayanan publik, kekuatan kelembagaan PKK, administrasi pemerintahan desa, hingga kemampuan masyarakat membangun kemandirian melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.

Posyandu menjadi pusat penilaian karena saat ini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu telah berkembang menjadi pusat pelayanan sosial masyarakat yang mengintegrasikan edukasi keluarga, pencegahan stunting, peningkatan gizi, pelayanan kesehatan dasar, hingga penguatan ketahanan pangan rumah tangga.

Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah keberhasilan program UP2K PKK dalam mendorong tumbuhnya usaha ekonomi keluarga. Program ini dinilai mampu memperkuat ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain itu, program Aku Hatinya PKK juga menjadi indikator penting karena mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan dari tingkat desa.

Keikutsertaan Desa Karya Bersama dalam ajang tingkat kabupaten ini sekaligus menunjukkan kepercayaan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu terhadap kapasitas desa dalam mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa saat ini semakin mengedepankan tata kelola yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kepala Desa Rahmanuddin Arsyad dinilai berhasil membangun sinergi antara pemerintah desa, TP PKK, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat sehingga seluruh persiapan penilaian dapat dilaksanakan secara terpadu. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi identitas desa.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi dalam perlombaan, partisipasi Desa Karya Bersama diharapkan menjadi pemacu peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penilaian nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen desa, Desa Karya Bersama optimistis mampu memberikan penampilan terbaik pada ajang BBGRM ke-XXIII dan HKG PKK ke-54 Kabupaten Pasangkayu, sekaligus mempertegas posisinya sebagai desa yang terus bergerak membangun melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat gotong royong.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x