x

KPID Sulbar Ambil Peran, Perjuangkan TV Digital Gratis untuk Warga di Seluruh Sulbar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 15:43 29 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – KPID Sulawesi Barat meminta dukungan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Sulbar, agar transmisi siaran televisi digital bisa tersedia dan menjangkau lima kabupaten yang belum terlayani.

Permintaan itu disampaikan Ketua KPID Sulbar Mu’min saat menyerahkan buku laporan kinerja KPID tahun 2025 kepada Kadis KominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, Jumat (6/2/2026). Penyerahan dilakukan bersama Komisioner Firman Getaran dan Nur Ali.

Mu’min memaparkan kondisi penyiaran di Sulbar yang masih terkendala minimnya infrastruktur. Dampaknya, siaran televisi digital belum bisa dinikmati secara merata.

Analog Switch Off (ASO) telah dilaunching sejak 2022. Namun hingga kini, siaran digital baru bisa diterima di Mamuju.

Sementara itu, lima kabupaten lainnya belum bisa mengakses siaran berteknologi high definition meski bersifat free to air.

KPID Sulbar meminta kolaborasi pemegang hak multiplexing, khususnya TVRI, dengan pemerintah daerah. Salah satu langkah yang disampaikan adalah mengaktivasi kembali stasiun transmisi Salabose.

Aktivasi transmisi tersebut diharapkan membuka akses siaran digital untuk Majene dan Polewali Mandar.

Harapan yang sama juga disampaikan untuk Mamuju Tengah, Pasangkayu, dan Mamasa agar ke depan dapat menjangkau siaran televisi digital.

Jika digitalisasi penyiaran bisa merata, Mu’min menyebut masyarakat akan kembali menonton televisi. Selain gratis, informasinya juga lebih dapat dipertanggungjawabkan.

“Keuntungan lainnya ialah secara tidak langsung digitalisasi ini akan menggeser dominasi ponsel beralih ke siaran televisi sehingga potensi terpapar berita bohong dari media sosial akan hilang,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis KominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengusulkan langkah lanjutan. KPID, Kominfo, dan stasiun televisi pemegang MUX TVRI duduk bersama dan menyampaikan kondisi penyiaran Sulbar kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

“Kita akan mengawal hal ini mencari solusi supaya ke 5 kabupaten yang belum tersentuh digitalisasi kedepan bisa menikmati siaran digital,” jelasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x