x

Genjot PAD, Kadis Kesehatan Sulbar Evaluasi Kinerja Labkesmas

waktu baca 2 menit
Jumat, 27 Mar 2026 09:05 5 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, termasuk dari sektor kesehatan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui evaluasi kinerja Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) provinsi.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Nursyamsi Rahim, turun langsung melakukan pemantauan ke UPTD Labkesmas di Jalan Martadinata, Mamuju, Kamis (26/3/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar monitoring rutin. Lebih dari itu, menjadi bagian dari upaya memetakan potensi layanan laboratorium yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD daerah.

“Ini tindak lanjut arahan Bapak Gubernur. Kita ingin memastikan seluruh potensi layanan di Labkesmas benar-benar dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Nursyamsi.

Menurutnya, Labkesmas memiliki posisi strategis. Selain sebagai penopang layanan kesehatan masyarakat, fasilitas ini juga menyimpan peluang besar sebagai sumber pendapatan daerah melalui berbagai layanan pemeriksaan laboratorium.

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah aspek menjadi sorotan. Mulai dari kualitas layanan, kapasitas pemeriksaan, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia. Semua itu dinilai penting untuk memastikan Labkesmas tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga dikelola secara profesional.

Nursyamsi menekankan, penguatan Labkesmas tidak boleh setengah-setengah. Peningkatan mutu layanan harus berjalan seiring dengan tata kelola yang baik agar hasilnya benar-benar terasa, baik bagi masyarakat maupun bagi keuangan daerah.

Selain itu, DKPPKB Sulbar juga mulai mendorong pengembangan layanan yang lebih inovatif dan terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing fasilitas kesehatan daerah di tengah tantangan yang semakin kompleks.

Dengan evaluasi ini, Labkesmas Sulawesi Barat diharapkan dapat memainkan peran yang lebih luas—tidak hanya dalam aspek promotif dan preventif kesehatan, tetapi juga sebagai salah satu motor penggerak peningkatan PAD secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x