x

Jembatan Utama Desa Botteng Putus, Aktivitas Ekonomi dan Sekolah Terganggu

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 10:35 27 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMASA – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama di Poros Matangga–Keppe, tepatnya di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu, 14 Februari 2026 dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total. Tiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi yakni Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung utama, sehingga warga tidak memiliki jalur alternatif untuk keluar maupun masuk wilayah mereka.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, terlebih peristiwa terjadi menjelang bulan suci Ramadan. Aktivitas ekonomi masyarakat pun terancam terganggu, terutama dalam memenuhi kebutuhan logistik. Salah satu warga, Bapak Iba’, mengungkapkan kebingungannya karena akses menuju pusat perbelanjaan terputus total.

“Kami ini setengah mati, tidak bisa lagi keluar dari kampung. Sementara ini mau puasa, kita mau belanja persiapan, tapi jalan putus total,” ungkapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mamasa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan tersebut agar aktivitas warga tidak mati suri.

Kepala Desa Botteng, M. Tahir, membenarkan bahwa struktur jembatan mengalami kerusakan permanen dan tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

“Iya, jembatan roboh total, jalan putus. Bahkan siswa yang hendak berangkat ke sekolah hari ini terpaksa ditunda karena tidak ada akses untuk menyeberang,” tutur M. Tahir.

Selain berdampak pada sektor ekonomi, terputusnya akses ini juga menghambat aktivitas pendidikan dan pelayanan dasar lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya mencari solusi darurat. Pemerintah desa disebut terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar bantuan alat berat maupun pembangunan jembatan darurat dapat segera direalisasikan demi memulihkan konektivitas antarwilayah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x