x

Pemprov Sulbar dan DPR RI Perkuat Sinergi Program Pusat untuk Ketahanan Pangan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 14:08 5 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperkuat sinergi dengan DPR RI dalam pelaksanaan berbagai program strategis dari pemerintah pusat yang akan direalisasikan di wilayah Sulbar. Kolaborasi ini dijalin melalui Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar, Muhammad Zulfikar Suhardi.

Pertemuan berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026 di Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Zulfikar Suhardi menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan DPR RI, khususnya mitra Komisi IV.

“Hari ini saya berkoordinasi dengan OPD Pemprov Sulbar yang bermitra dengan DPR RI Komisi IV,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sinergi ini penting dalam rangka mengoptimalkan program pusat di daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi yang berdampak pada beberapa program pembangunan.

“Seluruh daerah di Indonesia saat ini mengalami efisiensi, sehingga ada beberapa program yang terkendala. Ini yang coba saya koordinasikan ke pemerintah pusat agar tetap bisa berjalan,” ucap Zulfikar.

Zulfikar mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terdapat sejumlah program yang akan direalisasikan di Sulbar, di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, benih jagung, benih udang, benih ikan, serta bibit kelapa.

Ia juga memastikan kondisi ketahanan pangan di Sulbar saat ini masih tergolong stabil.

“Berdasarkan peninjauan di Bulog, beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, hingga jagung memiliki stok yang cukup,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, menilai pertemuan ini sangat strategis dalam mendukung kemajuan daerah.

“Ini menjadi momentum untuk mengkoordinasikan seluruh program kegiatan bersama DPR RI. Ketahanan pangan kita juga masih stabil, dengan stok di Bulog yang diperkirakan mencukupi hingga satu tahun ke depan,” paparnya.

Namun demikian, ia menyoroti beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, salah satunya ketersediaan telur yang meningkat seiring kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kebutuhan telur cukup tinggi, sehingga perlu menjadi perhatian bersama melalui penguatan kerja sama, termasuk dengan dukungan Perseroda,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x