SINARSORE.ID, MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Safari Ramadan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yang direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Rapat tersebut melibatkan tim lintas perangkat daerah, di antaranya Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Biro Umum, tenaga ahli gubernur, serta perwakilan pemerintah kabupaten di Sulbar.
Junda Maulana menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi serta mematangkan teknis pelaksanaan Safari Ramadan agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Terkait kegiatan Safari Ramadan, tadi kita rapatkan bersama tim yang terdiri dari Biro Kesra, Biro Umum, tenaga ahli, serta pemerintah kabupaten,” ujar Junda Maulana.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa agenda Safari Ramadan akan dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur ke sejumlah daerah di Sulbar. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan waktu dan memaksimalkan manfaat kegiatan bagi masyarakat.
“Kita menyusun jadwal dengan merangkaikan kunjungan kerja gubernur sekaligus Safari Ramadan. Waktunya kita rencanakan mulai tanggal 22, sementara titik lokasi masih disusun dan akan dikonsultasikan kepada Pak Gubernur untuk ditetapkan,” jelasnya.
Menurut Junda Maulana, pelaksanaan Safari Ramadan difokuskan pada minggu pertama dan kedua bulan Ramadan. Hal ini mempertimbangkan padatnya agenda pemerintahan dan kegiatan lainnya pada minggu ketiga dan keempat Ramadan.
“Kita kejar pelaksanaan di minggu-minggu awal Ramadan, karena memasuki minggu ketiga dan keempat sudah banyak aktivitas lain yang harus diselesaikan,” pungkas Junda Maulana.
Selain kegiatan silaturahmi dan ibadah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga akan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat.
“Nanti juga akan dibagikan sembako. Pemerintah daerah menyiapkan sekitar 7.000 paket sembako yang akan disebar di enam kabupaten dengan porsi yang akan kita atur secara proporsional,” tuturnya.
Ia berharap Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban warga selama bulan suci Ramadan.
Tidak ada komentar