x

HUT ke-22 Sulbar, Ajbar Dorong Investasi Pembangunan Fokus Buka Lapangan Kerja

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 13:08 7 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Barat (Sulbar) dari Komisi IV, Ajbar Abdul Kadir, mendorong pemerintah daerah agar arah investasi pembangunan Sulbar lebih difokuskan pada sektor-sektor yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ajbar dalam momentum peringatan 22 tahun Provinsi Sulbar. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama mendukung visi dan misi pemerintah daerah untuk mewujudkan Sulbar yang maju dan sejahtera.

“Yang pertama, kita patut bersyukur. 22 tahun Sulawesi Barat sudah berusia. Tentu saja buah kesyukuran ini adalah bagaimana kita bisa hadir semua untuk support terhadap visi, misi, dan cita-cita pemerintah provinsi,” kata Ajbar, Selasa 22 September 2026.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulbar itu menilai, pembangunan harus diarahkan pada sektor yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja.

“Bagi saya, investasi pembangunan terbaik adalah investasi di sektor-sektor yang memungkinkan pembukaan lapangan pekerjaan tersedia, bagaimana bisa mengangkat derajat masyarakat kita yang belum menjadi sejahtera,” ujarnya.

Ajbar menyebut sektor pertanian dan perikanan sebagai dua bidang yang perlu mendapat perhatian serius. Ia mendorong penguatan infrastruktur dan sarana produksi, mulai dari jalan usaha tani, bibit unggul, fasilitas peternakan hingga perlengkapan bagi nelayan.

“Perputaran ekonomi Sulbar 30 persen berada di sektor pertanian dan nelayan. Menurut saya, sektor-sektor ini harus dipacu dengan cepat,” pungkas Ajbar.

Menurut Ajbar, pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat merupakan bentuk investasi yang penting. Namun, ia menegaskan pembangunan tidak boleh mengabaikan sektor pendidikan dan kesehatan.

Di sisi lain, Ajbar mengakui keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan Sulbar. Dengan kapasitas APBD yang berada di kisaran Rp1,8 hingga Rp1,9 triliun, peningkatan berbagai indikator pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan.

“Dari capaian presentasi tadi, secara indeksnya hampir semua naik, rata-rata naik. Tetapi tentu saja tidak bisa frontal kenaikan karena kita sadar benar APBD kita hanya Rp1,8-Rp1,9 triliun. Tentu ini tidak bisa lari kencang,” jelasnya.

Karena itu, Ajbar mengatakan dirinya akan terus memperjuangkan peningkatan transfer ke daerah serta mendorong program-program kementerian agar dapat memberikan dukungan lebih besar bagi pembangunan di Sulbar.

“Sebagai anggota DPR RI, saya akan terus berjuang bagaimana transfer daerah bisa meningkat, bagaimana program-program vertikal langsung dari kementerian-kementerian, terutama di komisi kami, itu bisa kita pacu,” tutur Ajbar.

Khusus di sektor pertanian dan perikanan, ia mendorong peningkatan ketersediaan alat, sarana, dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program yang disorot Ajbar adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak sekadar membangun permukiman, tetapi menjadi kawasan terpadu yang mampu menciptakan kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Bagaimana menciptakan kesejahteraan bagi nelayan kita, menciptakan kemandirian, sehingga kampung nelayan itu adalah kampung di mana secara holistik, secara terpadu, itu bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan kita dengan pendekatan ekosistem nelayan,” katanya.

Ia menjelaskan, konsep tersebut mencakup pembangunan berbagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, seperti pelabuhan-pelabuhan kecil, fasilitas penyimpanan hasil tangkapan, fasilitas pengolahan, hingga galangan kapal.

“Pelabuhan-pelabuhan kecil dibangun, cold storage-nya dibangun, pabrik es-nya dibangun, dan tentu saja galangan-galangan kapalnya dan pelabuhannya akan dibangun,” ungkap Ajbar.

Ajbar berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan kementerian terkait dapat mempercepat pembangunan sektor produktif di Sulbar sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera dapat semakin nyata.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x