x

Ajbar Ungkap Sulbar Dapat 20 Juta Benih Kakao, Dorong Hilirisasi Komoditas Perkebunan

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Sep 2026 13:21 22 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Barat (Sulbar) dari Komisi IV, Ajbar Abdul Kadir, mengungkapkan pemerintah pusat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Sulbar, termasuk melalui penyediaan bibit unggul untuk sejumlah komoditas perkebunan.

Ajbar mengatakan, bantuan bibit tersebut disiapkan sesuai kebutuhan dan bergantung pada calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang telah ditetapkan.

“Insyaallah cukup banyak, tergantung CPCL,” kata Ajbar, Selasa 22 September 2026.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut, pada tahun ini Sulbar mendapatkan bantuan sekitar 20 juta benih sambung pucuk kakao. Untuk tahap pertama sebanyak 17 juta dan ditambah tiga juta untuk Kabupaten Mamuju.

Selain kakao, pemerintah pusat juga menyiapkan bantuan bibit kopi untuk Sulbar. Ajbar menyebut jumlahnya berada di kisaran empat juta bibit, meski ia mengaku perlu memastikan kembali angka tersebut.

“Tahun ini Sulawesi Barat kebagian sekira 17 juta tahap pertama dan ditambah 3 juta untuk Mamuju, sehingga mencapai sekira 20 juta benih sambung pucuk kakao. Empat jutaan lah bibit kopi akan masuk di Sulbar, kalau tidak salah. Mungkin sekitar empat juta, saya lupa angkanya,” ujarnya.

Menurut Ajbar, dukungan tersebut harus diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi komoditas perkebunan, tetapi juga pada pengembangan hilirisasi agar hasil pertanian memiliki nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

Ia menyebut kakao, kopi, dan kelapa dalam sebagai sejumlah komoditas yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui hilirisasi di Sulbar.

“Semua itu adalah support pemerintah pusat bagaimana hilirisasi kakao, hilirisasi kopi, hilirisasi kelapa dalam,” ungkap Ajbar.

Ajbar juga melihat peluang pengembangan hilirisasi komoditas lain, termasuk jambu mete. Menurut dia, potensi tersebut perlu ditangkap secara cepat dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan topografi wilayah Sulbar yang dinilai memungkinkan pengembangan sejumlah komoditas.

“Bahkan memungkinkan ada hilirisasi jambu mete yang harusnya ditangkap dengan cepat. Ada beberapa topografi kita memungkinkan itu untuk linear seperti macam ini,” ujarnya.

Ia berharap peluang tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui program yang tepat, sehingga komoditas unggulan Sulbar tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

Ajbar menegaskan, dirinya akan terus mendukung berbagai program pemerintah pusat yang diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulbar.

“Apa pun itu kita support, kita berdoa, Sulbar bisa maju dan sejahtera,” tutup Ajbar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x