x

Sandeq Silumba 2026 Diikuti 80 Perahu, Syamsul Samad: 99 Persen Persiapan Sudah Rampung

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Sep 2026 16:14 7 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Persiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 terus dimatangkan. Hingga beberapa hari menjelang pelaksanaan, persiapan kegiatan yang akan melibatkan puluhan perahu sandeq tersebut disebut telah mencapai sekira 99 persen.

Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2026, Syamsul Samad mengatakan, seremoni pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026 sore, di kawasan Palipi, Kabupaten Majene.

“99 persen kita sudah menuju persiapan pembukaan pada Jumat 25 September 2026 sore di area Palipi, Kabupaten Majene, secara seremoni,” kata Syamsul Samad, Selasa 22 September 2026.

Sehari setelah pembukaan, rangkaian pelayaran Sandeq Silumba 2026 akan dimulai. Pelepasan peserta dijadwalkan dilakukan Gubernur Suhardi Duka dari Pantai Banua Sendana menuju Pantai Pamboang.

Dari Pantai Pamboang, peserta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pantai Bahari Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Rangkaian kegiatan selanjutnya akan ditutup oleh Gubernur Sulbar bersama pihak Kementerian Pariwisata.

Syamsul Samad memastikan, berbagai kebutuhan peserta sudah disalurkan dan persiapan teknis penyelenggaraan telah dilakukan.

“99 persen sudah siap semuanya. Hak-hak Passandeq sudah kita salurkan, kemudian juga meeting dengan segala persiapan untuk pelaksanaannya sudah kita lakukan, insya Allah tinggal running di 26 September 2026,” ujarnya.

Salah satu catatan penting dalam pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 adalah jumlah peserta yang mencapai 80 perahu. Menurut Syamsul Samad, jumlah tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara karena merupakan jumlah peserta terbesar dalam sejarah pelaksanaan Sandeq.

“Pertama kalinya dalam sejarah pelaksanaan Sandeq, diikuti sebanyak 80 perahu sebagai peserta,” ungkap Syamsul Samad.

Besarnya jumlah peserta membuat penyelenggara harus melakukan persiapan dan pengelolaan secara lebih kompleks. Syamsul Samad menyebut, kondisi tersebut menjadi pengalaman penting bagi panitia untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya animo peserta pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang.

“Ini ada kerumitan-kerumitan tersendiri, sehingga kita coba mudah-mudahan ini sukses agar tahun depan kita sudah tidak khawatir lagi kalau animo masyarakat meningkat dan perahu Sandeq peserta bertambah banyak,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan anggaran telah dikonsolidasikan oleh pihak penyelenggara. Namun, tantangan terbesar justru berada pada aspek teknis pengelolaan peserta dengan jumlah perahu yang cukup banyak.

“Soal anggaran, saya kira kita bisa konsolidasi anggarannya. Tapi ini soal teknis, banyaknya peserta itu ribet mengurusnya,” jelas Syamsul Samad.

Meski demikian, ia optimistis seluruh rangkaian Sandeq Silumba 2026 dapat terlaksana dengan baik. Penyelenggara, kata dia, akan memastikan seluruh kebutuhan 80 perahu peserta dapat dikelola hingga kegiatan selesai.

“Mudah-mudahan pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik dan kita bisa urus 80 perahu Sandeq peserta Sandeq Silumba 2026,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x