SINARSORE.ID, MAMUJU – Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan monitoring program pengembangan iklim penanaman modal di tiga kabupaten, yakni Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan implementasi program pengembangan iklim investasi di daerah berjalan dengan baik sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Monitoring dilakukan melalui pertemuan dan diskusi bersama perangkat daerah yang menangani urusan penanaman modal di masing-masing kabupaten.
Selain memantau pelaksanaan program, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk bertukar informasi dan menyamakan persepsi terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan investasi di daerah.
Ketua Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Satriawan Hasan Sulur, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah provinsi dalam memastikan program pengembangan iklim penanaman modal dapat berjalan secara efektif di tingkat daerah.
“Monitoring ini menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung implementasi program di daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap berbagai potensi investasi di daerah dapat dikembangkan secara optimal,” ujar Satriawan.
Ia menambahkan bahwa penguatan iklim investasi daerah merupakan salah satu upaya penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing wilayah dalam menarik minat investor.
Kegiatan monitoring ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera, serta mendukung misi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan investasi dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pengembangan iklim penanaman modal di daerah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat.
Tidak ada komentar