x

Liga 4 Zona Sulbar Resmi Bergulir, 7 Tim Berebut Tiket ke Piala Presiden

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 15:34 29 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Kompetisi Liga 4 zona Sulawesi Barat (Sulbar) resmi digelar dengan diikuti tujuh tim perwakilan kabupaten. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi klub-klub perserikatan untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk peluang tampil di Piala Presiden.

Tujuh tim yang berpartisipasi berasal dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat, yakni PS Pasangkayu dari Pasangkayu, PS Mateng dari Mamuju Tengah, Gasman Majene, Mandar United, serta tiga tim dari Mamuju yaitu PS Taeso Putra, Persimaju dan OTP 37 Mamuju.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris PSSI Sulbar, Bayu Aditya Pratama, menjelaskan bahwa seluruh asosiasi kabupaten (Askab) sebenarnya telah diundang untuk berpartisipasi. Namun, Kabupaten Mamasa dipastikan tidak ikut serta karena tidak memberikan respons atas undangan yang telah dikirimkan panitia.

“Semua Askab sudah kami surati, tetapi Mamasa tidak memberikan respons sehingga tidak ikut dalam kompetisi ini,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, format kompetisi Liga 4 Sulbar berlangsung selama enam hari. Tiga hari pertama digunakan untuk babak penyisihan, dilanjutkan semifinal, dan ditutup dengan partai final.

“Insya Allah selesai dalam enam hari, selama tidak ada kendala,” katanya.

Juara Liga 4 zona Sulbar nantinya akan mendapatkan dua peluang besar, yakni mewakili provinsi di ajang Piala Presiden serta melaju ke putaran nasional Liga 4 untuk bersaing dengan tim dari provinsi lain.

Selain trofi juara, panitia juga menyiapkan penghargaan individu berupa pemain terbaik dan top skor. Bahkan, pemerintah provinsi disebut akan memberikan dukungan bagi tim juara untuk berlaga di tingkat nasional.

Dalam pelaksanaannya, panitia menegaskan komitmen terhadap sportivitas. PSSI Sulbar telah bekerja sama dengan perangkat wasit dan pihak keamanan, serta tim medis guna memastikan pertandingan berjalan tertib dan aman.

“Kami sudah berpesan kepada semua tim agar menjaga sportivitas dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan. Kami ingin pertandingan ini enak ditonton tanpa insiden,” tegas Bayu.

Untuk menarik minat masyarakat, panitia juga menggratiskan tiket pertandingan bagi suporter. Meski demikian, penonton tetap diimbau menjaga ketertiban dan tidak membawa barang-barang terlarang ke area stadion.

Liga 4 zona Sulbar diharapkan menjadi momentum pembinaan sepak bola daerah sekaligus melahirkan klub-klub potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x