SINARSORE.ID, MAMUJU – Sepak terjang Febrianto Wijaya dalam dunia sepakbola tidak diragukan lagi. Pria asal Sulawesi Barat (Sulbar) ini telah membuktikan dedikasi dan kiprahnya, baik sebagai pemain profesional maupun sebagai manajer dan pembina yang berkontribusi besar dalam membangun sepakbola di daerahnya.
Sebagai mantan pemain profesional, Febrianto Wijaya memulai kariernya bersama PSM Makassar pada 2007–2009, kemudian memperkuat Persipura Jayapura (2008–2009), Medan Chiefs (2010–2011), dan Persela Lamongan (2012–2013). Ia juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U17 dan U19, yang menjadi pondasi awal karier gemilangnya di dunia sepakbola nasional.
Setelah pensiun sebagai pemain, Febrianto Wijaya melanjutkan kontribusinya di bidang manajerial dan pembinaan. Sejak 2017, ia dipercaya sebagai Direktur Akademi PSM Makassar dan pernah menjabat Manajer PSM Makassar pada 2021. Ia juga menjadi Manajer Tim Sepakbola Mamuju pada ajang Porprov 2022, Direktur SSB Mitra Manakarra, serta CEO OTP 37 Mamuju.
Dari tangan dinginnya, berbagai prestasi lahir. Febrianto Wijaya berhasil membawa tim PSM Makassar U16 menjuarai Elite Pro Academy Nasional 2021, kemudian menorehkan prestasi serupa pada Elite Pro Academy Liga 1 U18 musim 2024/2025. Selain itu, tim binaannya juga mempersembahkan Medali Emas Sepakbola Porprov IV Mamuju dan Juara IV Piala Menpora 2021 bersama PSM.
Tak hanya berprestasi, sepak terjang Febrianto Wijaya juga nyata dalam membina talenta muda asal Sulawesi Barat. Melalui Akademi PSM Makassar dan SSB Mitra Manakarra, ia telah mengorbitkan banyak pemain lokal ke berbagai klub profesional Liga 1, 2, dan 3, bahkan hingga ke tim nasional.
Beberapa nama yang berhasil menembus kancah nasional di antaranya Maldini Pali, Edgard Amping, Resky Fandy, Rian Fabregas, Muh Fahrul, M. Farhan, Ical Sumare, Adi Malunda, Ananda Raehan, dan Dzaky Asraf, serta masih banyak pemain muda berbakat lainnya yang mengikuti jejak mereka.
Dengan rekam jejak gemilangnya, Sepak terjang Febrianto Wijaya menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepakbola di Sulbar dapat berkembang dan berprestasi hingga ke level nasional bila dilakukan secara serius dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar