x

GERAM Sulbar Tagih Kepastian Hukum Dugaan Korupsi Proyek Kolam Air Tawar Kalukku

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 18:59 13 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Gerakan Mahasiswa Menggugat (GERAM) Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju untuk segera menuntaskan penanganan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Kolam Air Tawar di Kecamatan Kalukku yang hingga kini dinilai belum memberikan kepastian hukum yang jelas kepada masyarakat.

Ketua GERAM Sulbar, Ongki Prayudi, menegaskan bahwa proses penanganan perkara yang telah berlangsung sejak 2022 tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa perkembangan yang dapat diketahui publik.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun masyarakat juga berhak memperoleh kepastian hukum. Penanganan perkara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun harus menunjukkan progres yang jelas dan terukur,” kata Ongki, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran negara wajib dipertanggungjawabkan secara transparan, terutama ketika muncul dugaan penyimpangan serta pertanyaan mengenai manfaat proyek tersebut bagi masyarakat.

GERAM Sulbar menilai berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat menunjukkan bahwa keberadaan kolam air tawar tersebut belum memberikan manfaat optimal sebagaimana tujuan awal pembangunannya. Kondisi itu dinilai menjadi perhatian serius karena penggunaan anggaran negara harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami mempertanyakan sejauh mana manfaat proyek tersebut dirasakan oleh masyarakat. Jika memang ditemukan adanya penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Selain meminta percepatan penanganan perkara, GERAM Sulbar juga mendesak Kejari Mamuju untuk menyampaikan perkembangan kasus secara berkala kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Dalam pernyataannya, GERAM Sulbar menyampaikan sejumlah tuntutan, yakni:

– Mendesak Kejari Mamuju segera menuntaskan penyidikan dugaan korupsi proyek Kolam Air Tawar Kalukku.

– Membuka informasi perkembangan perkara secara transparan kepada masyarakat.

– Mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat apabila ditemukan unsur perbuatan melawan hukum.

– Melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan dan pemanfaatan proyek.

– Memastikan setiap penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

GERAM Sulbar menegaskan akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang jelas serta memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat maupun daerah.

“Jangan biarkan uang rakyat habis tanpa manfaat yang jelas. Transparansi dan kepastian hukum adalah hak masyarakat,” tegas Ongki Prayudi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Mamuju terkait perkembangan terbaru penanganan perkara dugaan korupsi proyek Kolam Air Tawar Kalukku.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x