x

Masuk KEN, Sandeq Silumba 2026 Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Lokal

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Sep 2026 16:38 7 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Sebanyak 80 perahu sandeq dipastikan ambil bagian dalam ajang Sandeq Silumba 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 55 perahu.

Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2026, Syamsul Samad mengatakan, peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya kepercayaan masyarakat, khususnya para passandeq, terhadap penyelenggaraan event tersebut. Hal itu disampaikan Syamsul dalam bincang santai persiapan Sandeq Silumba 2026, Rabu 23 September 2026.

“Tahun lalu kita mampu menghadirkan layanan yang luar biasa dan kerja sama, serta komunikasi yang baik antara pemerintah dan passandeq. Apa yang menjadi keinginan para passandeq betul-betul kita diskusikan dan kita wujudkan dalam bentuk layanan nyata dalam memfasilitasi lomba,” ujar Syamsul Samad.

Menurut dia, bertambahnya jumlah peserta dari 55 perahu pada 2025 menjadi 80 perahu tahun ini menunjukkan adanya optimisme sekaligus kepercayaan passandeq terhadap penyelenggaraan Sandeq Silumba.

“Alhamdulillah, tahun ini 80 perahu sandeq menjadi peserta Sandeq Silumba. Itu berarti penyelenggaraan ini juga akan bisa survive,” katanya.

Rangkaian Sandeq Silumba 2026 akan diawali dengan pembukaan pada Jumat 25 September 2026, pukul 16.00 Wita. Pada malam harinya, panitia juga menyiapkan pesta rakyat yang ditujukan untuk masyarakat dan seluruh passandeq sebelum mereka memulai pelayaran pada keesokan harinya.

Syamsul Samad menjelaskan, pesta rakyat menjadi bagian dari rangkaian Sandeq Silumba 2026. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan harapan Kementerian Pariwisata, seiring Sandeq Silumba telah masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN).

Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat dan passandeq, pesta rakyat diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

“Pelaksanaan pesta rakyat akan menopang perputaran ekonomi di daerah, meningkatkan UMKM lokal. Itu salah satu mengapa Sandeq Silumba masuk KEN,” ungkap Syamsul Samad.

Syamsul Samad pun mengajak masyarakat untuk menyaksikan langsung Sandeq Silumba 2026 dan melihat ketangkasan para passandeq dalam mengarungi laut. Menurutnya, Sandeq bukan sekadar perahu atau perlombaan, tetapi merupakan bagian dari warisan budaya maritim masyarakat Mandar yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

“Kita ajak masyarakat untuk menyaksikan event Sandeq Silumba 2026, bagaimana ketangkasan para passandeq, para pelaut Mandar yang menjaga warisan budaya dari generasi ke generasi, mewarisi budaya maritim kita yang sudah menjadi identitas kita orang Mandar,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x