x

Sekjen PB PSTI: Sulbar Punya Sejarah Besar dalam Sepak Takraw Nasional

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Jul 2026 11:23 20 Redaksi

SINARSORE.ID, MAMUJU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Nukhrawi Nawir, menyebut Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dipilih sebagai tuan rumah Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 3 Regional Sulawesi karena memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.

Hal itu disampaikan Nukhrawi saat menghadiri pembukaan Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 3 Regional Sulawesi di Mamuju, Senin, 6 Juli 2026.

Menurutnya, penunjukan Mamuju sebagai tuan rumah tidak terlepas dari kontribusi besar wilayah yang kini menjadi Provinsi Sulbar terhadap perkembangan sepak takraw Indonesia pada masa lalu.

“Ketika Sulbar masih bergabung dengan Sulawesi Selatan (Sulsel), banyak pemain nasional berasal dari wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Sulbar. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami,” kata Nukhrawi.

Selain faktor sejarah, keputusan tersebut juga merupakan usulan Ketua PSTI Sulbar, Syamsuddin Hatta, yang menginginkan Mamuju menjadi tuan rumah Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 3. Usulan tersebut kemudian dibahas bersama jajaran pimpinan PB PSTI dan disetujui sebagai bagian dari upaya mendorong kebangkitan prestasi sepak takraw di Sulbar.

“Kami ingin melihat Sulbar berkembang lebih maju. Daerah ini memiliki sejarah besar dalam sepak takraw dan kami berharap prestasi itu bisa kembali terulang,” ujarnya.

Nukhrawi menjelaskan, penyelenggaraan Liga Sepak Takraw Indonesia bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. Para atlet terbaik dari setiap regional nantinya akan dipilih untuk mengikuti Liga Sepak Takraw Indonesia tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober atau November 2026 di Jakarta.

“Juara dan atlet-atlet terbaik dari regional akan mengikuti liga tingkat nasional. Dari sana kami akan melihat potensi atlet yang bisa dibina lebih lanjut,” jelas Nukhrawi.

Ia berharap, kompetisi berjenjang tersebut menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus memudahkan PB PSTI menjaring pemain berbakat dari seluruh Indonesia. Menurutnya, atlet-atlet yang menunjukkan performa terbaik akan dipersiapkan untuk memperkuat Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.

“Kami ingin dari daerah lahir atlet-atlet terbaik yang nantinya bisa berkembang menjadi pemain nasional hingga mewakili Indonesia di tingkat internasional,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA
x