SINARSORE.ID, MAMUJU – Mandar United (MU) sukses mengamankan kemenangan penting saat menghadapi PS Matra Pasangkayu dalam lanjutan Liga 4 Zona Sulawesi Barat (Sulbar). Duel berlangsung ketat dengan tempo tinggi sejak menit awal.
Pertandingan yang dipimpin wasit asal Mamuju, Muh. Rifqi Kurniawan, langsung diwarnai tekanan dari MU. Tim ini tampil agresif dengan pressing tinggi ke lini pertahanan PS Matra.
Bahkan, MU sempat menjebol gawang lawan di awal babak pertama. Namun, gol tersebut dianulir karena pemain sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.
Sepanjang babak pertama, MU terus menciptakan peluang. Baik melalui skema permainan terbuka maupun bola mati, namun belum membuahkan hasil. PS Matra juga tak tinggal diam. Mereka beberapa kali membalas serangan, termasuk peluang dari tendangan bebas di dekat kotak penalti, meski belum mampu dikonversi menjadi gol.
Jual beli serangan terus terjadi. Laga pun berlangsung keras dengan sejumlah pelanggaran yang tak terhindarkan.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-41. Pemain MU bernomor punggung 10, M. Jasman H, sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat sontekan di depan gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum setelah tambahan waktu satu menit.
Memasuki babak kedua, PS Matra tampil lebih menekan demi mengejar ketertinggalan. Serangan demi serangan dilancarkan, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala.
MU sesekali mengancam lewat serangan balik cepat. Beberapa peluang tercipta, tetapi belum mampu menambah keunggulan.
PS Matra sebenarnya sempat mencetak gol di babak kedua. Sayangnya, gol tersebut kembali dianulir karena offside. Laga semakin panas di sisa waktu pertandingan. Wasit mengeluarkan total empat kartu kuning, dengan tiga diberikan kepada pemain PS Matra dan satu untuk MU.
Tambahan waktu lima menit di babak kedua tak mengubah keadaan. Skor 1-0 untuk kemenangan MU tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membawa MU naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup B. Sementara itu, PS Matra harus angkat koper lebih cepat setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.
Tidak ada komentar